Diriku yang Hampir Hilang
1 menit baca 38× dibacaSejak kapan aku suka menatap langit?
Sejak kapan aku suka mendengar ombak?
Sejak kapan? aku berubah.
Aku tidak suka menatap langit yang mudah berubah-ubah,
Aku takut suara ombak yang menghantam hati.
Tapi kau katakan semua itu menyenangkan,
Aku mencoba memberanikan diri untuk melakukan hal-hal yang membuatmu bahagia.
Tapi saat aku memaksakan diri di pantai,
Mencoba mendengarkan deburan ombak yang keras,
Badai datang, ombak menjadi malapetaka,
Langit indah berubah menjadi suram,
Seakan mengutukku dengan kerasnya.
Aku takut, kupaksakan berlari,
Tapi kakiku terpeleset dan aku terluka.
Saat itu, aku sadar,
Ini bukan diriku,
Diriku yang hampir hilang,
Tergantikan olehmu.