← Kembali ke Antologi 28 Juni 2026

Menemukanmu di Batas Mimpi

1 menit baca 36× dibaca
Ukuran Teks

Malam ini gerimis jatuh tanpa suara,
seperti rindu yang kukirim lewat hembusan angin.
Aku menatap langit yang kelabu,
mencari bayangmu di antara ribuan titik air.

Kutemukan kamu di batas mimpi,
berdiri anggun di bawah temaram lampu kota.
Tersenyum tanpa berkata-kata,
seolah tahu aku sedang merapalkan namamu.

Namun pagi selalu datang terlalu cepat,
merenggut mimpi dan menyisakan sepi.
Tapi tak apa, setidaknya di batas mimpi itu,
kita pernah menjadi nyata.

Tinggalkan Kesan

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Tinggalkan jejak rasamu di sini.